Sewaktu anda pergi ke sekolah, ke kantor, kuliah atau berjalan-jalan tentunya anda memerlukan benda yang bisa digunakan sebagai tempat barang bawaan. Benda tersebut adalah tas. Tas punya fungsi yang besar saat anda sedang bepergian khususnya keluar rumah. Saat ini sudah banyak tersedia model dan berbagai merek yang beredar di pasaran. Produksi tas sendiri juga cukup marak dilakukan, karena memang sampai saat ini permintaan akan kebutuhan tas memang masih tinggi.

Saat ini produksi tas memang sangat banyak, oleh sebab itu, kualitas tas yang dihadirkan juga beragam. Bila anda ingin mendapatkan tas dengan kualitas terbaik, maka anda harus pandai dalam memilih produsen tas yang sudah terbukti menghasilkan tas terbaik. Saat anda bisa mendapatkan tas terbaik dari produsen yang berkualitas maka anda akan mendapatkan kepuasan tersendiri. Selain itu, tas yang anda miliki juga akan awet dipakai dalam waktu lama.

, Tahapan Produksi Tas Berkualitas dengan Quality Control Ketat
tas olahraga

Tahapan Produksi Tas

Supaya dapat menghasilkan tas dengan kualitas terbaik, maka tahapan produksi tas tidak bisa dilakukan sembarangan. Harus ada Quality Control ketat di dalam setiap tahapannya supaya tas yang dihasilkan benar-benar memiliki kualitas tinggi. Lantas apa saja tahapan pembuatan tas tersebut?

Desain

Sebelum berlangsung proses pembuatan tas, proses pertama yang harus dilakukan adalah pembuatan desain. Di dalam membuat desain meliputi dua proses yaitu pembuatan sketsa dan gambar kerja.

Mempersiapkan Bahan

Tahapan selanjutnya di dalam proses pembuatan tas adalah mempersiapkan bahan. Jika desain sudah jadi dan siap, maka selanjutnya bahan tas yang akan digunakan harus disiapkan. Bahan yang sering digunakan untuk pembuatan tas sendiri ada bermacam-macam. Mulai dari kulit, polyester, spunbond, kanvas dan lain sebagainya. Anda bisa memilih bahan sesuai dengan tas yang ingin anda buat.

Tentukan Alat

Tahapan selanjutnya adalah mempersiapkan alat yang akan dipakai di dalam pembuatan tas seperti gunting, mesin jahit, pisau cutter, penggaris ukur, penggaris potong, cutting mat, dan uncek. Jika semuanya sudah siap, maka tahapan selanjutnya bisa dilakukan.

Pembuatan Pola

Pembuatan pola penting sekali dilakukan karena fungsinya sebagai pedoman alur tas yang akan dipotong. Ukuran di dalam pembuatan pola dilebihkan sedikit supaya mempermudah proses penjahitan.

Jika pola sudah dibuat maka dilakukan check pola yang dibuat. Apakah di sana sudah ada tanda jahitan atau tanda kelebihan sesetan dan lipatan. Tanda pemasangan kancing, tanda perangkitan ring dan aksesoris lain, tanda beberapa kali potong pada tiap komponen. Ini semua bertujuan supaya ketika memotong tidak terjadi kesalahan.

Menyeset

Selanjutnya bahan tadi dilipat untuk dipotong, supaya pola lipatan tidak menonjol maka bagian yang akan dilipat dan dijahit harus diset terlebih dahulu dengan mesin atau pisau seset.

Perakitan

Jika semua bagian dari bentuk tas yang direncanakan sudah selesai, selanjutnya bagian tersebut digabungkan dan dirakit sesuai susunan bentuk di dalam pola atau gambar kerja.

Menjahit

Menjahit dilakukan untuk memperkuat rakitan dan lanjutkan dari penyesetan, pengeleman dan melipat tas. Proses menjahit tas umumnya dilakukan dengan menggunakan teknik jahit mesin.

Finishing

Tahapan produksi tas yang terakhir adalah finishing. Jika semua proses telah dilakukan dan sudah jadi, maka finishing dilakukan supaya tas yang sudah jadi memiliki hasil yang lebih sempurna. Proses finishing adalah meneliti setiap bagian tas, apakah jahitannya sudah sempurna atau belum. Sehingga tas yang dibuat layak untuk sampai ke tangan konsumen.